Jejak Rekam Indonesia Creative Cities Festival Banjarmasin 2023
Deskripsi
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh
Salam kreatif,
Kemeriahan Indonesia Creative Cities Festival 2023 tahun lalu masih meninggalkan kesan mendalam khususnya bagi komunitas kreatif di kota Banjarmasin.
Berbagai simpul dicoba dalam beberapa hari sebelum, saat dan ketika penyelenggaraan festival. Akhirnya rangkaian acara festival mampu merangkul seluruh unsur masyarakat dan membuat suasana “Kayuh Baimbai” sangat terasa. Gagasan-gagasan baru yang dipercikkanpun memantik semangat komunitas kreatif untuk berkolaborasi bergerak maju bersama.
Tibalah di suatu waktu kami bertemu kembali dan bercerita dengan mata berbinar-binar tentang perayaan itu. Seketika terbersit ide, betapa eloknya jika memori itu tetap diingat, selalu tumbuh dan berlanjut menjadi praktik-praktik baik kreatif yang bermakna. Maka buku berjudul Jejak Rekam Indonesia Creative Cities Festival Banjarmasin 2023 lahir sebagai penghormatan akan momen-momen yang telah mewarnai perjalanan kota Banjarmasin.
Buku ini tidak hanya berisi tentang rangkaian kegiatan festival, tetapi juga pemikiran rekan-rekan Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarmasin yang terlibat langsung di persiapan hingga terselenggaranya festival. Diawali dengan uraian kota Banjarmasin dan tulisan berjudulTransportasi Sungai sebagai Ikon Kreativitas oleh Akbar Rahman, buku ini membawa imajinasi pembaca pada sungai sebagai jantung kehidupan dan ruang refleksi kreatif masyarakat kota Banjarmasin. Selanjutnya gerakan dan tantangan komunitas kreatifnya digambarkan dengan apik oleh Reja Pahlevi dalam Potret Komunitas Kreatif
Lokal. Fathurrahman disisi lain mengangkat kembali makna Cangkurah Kayuh Baimbai sebagai tema festival. Kemudian Qolbiatul Fitria menjelaskan titik-titik simpul destinasi Creative City Tour Karasmin Sei sebagai salah satu rangkaian festival. Ketua Komite Ekonomi Kreatif Banjarmasin, Farid Fathurrahman turut memberikan pemikirannya melalui Kolaborasi: Menyatukan Langkah Membangun Kreativitas. Akbar Rahman kembali membawa pembaca untuk berfikir akan masa depan kota kreatif di tengah perubahan iklim melalui tulisannya Tinjauan Masa Depan Kota Kreatif. Memori Kayuh Baimbai oleh Sri Hidayah dipilih sebagai penutup buku ini.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Banjarmasin atas izin penggunaan
gambar-gambar visual dari pelaksanaan festival yang telah dimasukkan ke dalam buku ini untuk memperkuat narasi. Kami juga menghargai semua pihak yang berkontribusi dalam penerbitan buku ini. Tak ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan penulisan buku ini yang masih memiliki beberapa kekurangan. Semoga buku Rekam Jejak ICCF Banjarmasin 2023 dapat memberikan inspirasi kepada teman-teman di komunitas kreatif dan elemen masyarakat lainnya untuk mendukung potensi kreatif sebagai kekuatan bangsa.
Waalaikumsalam Warrahmatullah Wabarrakatuh
Banjarmasin, November 2024
Tim Penulis